![]() |
![]() ![]() |
|
Daftar Topik
|
Profil
Perusahaan
Pada awal tahun 1950 sampai 1970, Perusahaan ini menapaki karir perusahaannya mulai dari bawah, dengan bermodalkan dua unit mesin bubut manual bertenaga manusia dan tanur pengecoran sederhana dengan bahan bakar kayu bakar serta tenaga torak yang dikendalikan manusia. Saat itu memiliki 5 orang tenaga kerja. Produksi yang dihasilkan hanya berupa kerajinan logam seperti peralatan rumah tangga dan cetakan kue. Pada
era tahun 1971 industri kecil dan menengah mendapat dukungan dan bimbingan
dari pemerintah dalam rangka mendorong lajunya pertumbuhan ekonomi rakyat.
Hal ini termasuk Karya Geni yang mendapat kredit KMKP dan KUK untuk
menambah modal usaha, sehingga perlahan-lahan nampak usaha Karya Geni
mengalami kemajuan dengan bertambahnya peralatan seperti tiga buah mesin
bubut lokal bertenaga diesel, mesin bor serta kipas listrik untuk dapur
pengecoran. Produksinya pun juga mengalami perkembangan dengan
dihasilkannya produk-produk logam seperti spare part mobil dan diesel (bushing)
serta peralatan listrik tegangan tinggi. Karya Geni juga mencoba untuk bergandengan tangan dan bekerja sama dengan instansi pemerintah, lembaga swadaya maupun institusi pndidikan seperti Depperindag maupun Kadin dalam rangka pembinaan, bimbingan maupun Pelatihan usaha Industri Kecil Menengah (UKM) khususnya di sektor Cor Logam dan Permesinan. Tahun 1990, Karya Geni mulai menggunakan mesin bubut listrik, Mesin Scrab, Mesin Frais (Milling) serta Las Listrik buatan Eropa, RRC maupun lokal. Produksi yang dihasilkan meliputi berbagai jenis spare part dan variasi mobil, motor, diesel, alat pertanian, peralatan listrik tegangan tinggi/rendah, pabrikasi serta aksesoris furniture. Sebenarnya pada tahun 1997, ketika mulai terjadi krisis ekonomi di Indonesia, Karya Geni juga mengalami imbas dari krisis ini, yaitu omset penjualan serta produksi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Namun hal ini mampu memacu semangat dan kerja keras perusahaan, untuk tetap bertahan dan berkembang dalam era industri Cor Logam dan Permesinan. Langkah
terencana, bertahap dan diversifikasi produk ternyata membawa
kemajuan-kemajuan nyata. Sikap ini merupakan pola penyesuaian dengan derap
pembangunan di Indonesia. Pemasaran produk yang semulanya berorientasi
lokal daerah khususnya Kota Pasuruan, kini mulai meluas untuk jangkauan
wilayah Pulau Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kini, Karya Geni terus untuk berupaya memperbaiki berbagai kinerja dari sarana dan prasarana yang ditunjang dengan SDM memadai untuk terus mengembangkan prinsip ekonomi kerakyatan, menyerap tenaga kerja agar mampu membantu dalam menumbuhkan tingkat perekonomian di Indonesia, tentunya melalui industri logam dan permesinan. Adanya Teknologi Informasi diharapkan pula mampu meningkatkan persaingan di dunia global.
Karya Geni Kantor
& Pabrik : Contact
Person : Karya Geni menerapkan Sistem Kendali Mutu yang terpadu dalam kerangka total Kendali Mutu. Bahkan dalam setiap proses produksi harus sesuai dengan program yang dibuat oleh Bagian Kendali Mutu. Mutu yang ditawarkan oleh perusahaan Karya Geni mengacu pada Standarisasi Industri Indonesia (SII) maupun Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk jenis bahan produksi cor logam. Karya Geni sadar bahwa Kendali mutu berperan penting untuk memperkuat daya saing produk yang akhirnya dapat meningkatkan omset penjualan. Di dalam proses produksi, Karya Geni selalu berusaha untuk menrapkan teknologi mutakhir agar dicapai hasil produk yang berkualitas sesuai dengan efisiensi dan efektifitas produksi. Dalam hal ini, Karya Geni selalu mengadakan konsultasi dengan instansi yang berkompeten seperti Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Depperindag), Kamar Dagang Indonesia (Kadin) maupun Institusi Pendidikan.
|
|
Home | Profil | Produk | Info | Partner | Kontak | Feedback | Search | Links |
||
![]()
|
![]() |
|
Copyright © 2003 - Moon
Production
All right reserved
Best viewed with Internet Explorer 5.0 or above at 800 x 600 screen resolution
All content in these whole site is designed and created by Muhammad
Munir
Any comment or suggest, please feel free to send an e-mail to munying@telkom.net